Cerita One Piece 631 : Transformasi yang mengerikan
Kawasan Distrik Fishman yang disebut juga dengan nama 'Noir'

Tampak Kapten Bajak Laut Flaying Dutchman Vander Decken yang menggunakan Gelembung Udara sedang bersedih hati

“Cintaku.. Aku tidak bisa mendapatkannya ! Oh.. Hati terluka, padahal Aku sudah mencukur rambutku”kata Decken yang memang tampakbekas cukurun di rambutnya, tapi hanya bagian atasnya saja
“hanya rambut bagian atas !!”seru Anak buah Decken
“Kapten Decken sepertinya kelihatan lebih baik, walaupun .....”kata Anak buah lainya
“Jangan coba menghiburku ! Dasar Bajingan yang tak punya perasaan ! Padahal ..... Shirahoshi masih anak kecil. Namun itu bukan masalah. demi leluhurku, aku putuskan untuk menikahinya. Tapi apa..... ? Dia mengatakan kalau Aku bukanlah tipenya, mendengar kata-kata itu, Aku memahami Hati Pencinta yang Hancur. Sepertinya itulah yang di rasakan Vander Deckcen IX. Dan walaupun Aku telah mencoba membunuhnya, tapi dia masih saja tetap hidup. Semua yang telah kulemparkan padanya, ditahan oleh si Topi Jerami Bajingan itu. Waaaaaaah...”kata Vander Deckcen curhat
“ah itu dia.....”lanjut Vander Deckcen sepertinya dapat ide
“apa itu ?”kata anak buah
“sekarang Aku tahu..... Yang harus ku lakukan hanyalah menghancurkan semuanya hingga berkeping-keping..... Semuanya !”kata Decken
“Bahooo... Baru saja Aku memikirkan sesuatu yang sangat hebat bahohoho.....”seru Decken


Kembali ke bukit Gloverly, dimana Perdana Mentri dan Penasihat kerajaan beserta Tentara Neptune di serang Monster Laut

“semuanya sudah berakhir.....”kata Warga
“semua yang menyerang Monster Laut itu dan para Prajurit Neptune telah dikalahkan. Perdana Mentri dan Penasihat juga .....”kata Warga tak sanggup meneruskan perkataannya
“sedikit lagi ..... Kami hampir berhasil .....di acara 'Reverie' tahun ini”kata Penasihat dengan suara yang lemah.
“Harapan dan Cita-cita mu hampir terwujud Ratu Otohime ..... Tapi tiba-tiba semuanya terjadi seperti ini.....”tambah Penasihat
Para warga menolong para Prajurit lainnya yang terkena serangan Monster Laut
“Jika Tuhan atau para Dewa itu ada ..... Tolong turunkanlah keajaiban itu”
“dalam satu jam lagi, Raja kami akan dibunuh.!!! Haaah Aku mohon Lindungilah Raja Kami”
Semua warga dan Prajurit berharap keajaiban itu datang


Sementara itu, di depan Gerbang Pintu masuk Alun-alun Gyoncorde.
Para warga telah berkerumun yang ingin masuk ke Alun-alun, tapi Gerbang ditutup.

“kita tak bisa masuk, mereka mem blokade Pintu Gerbang nya”
“Yang Mulia Neptune !”
“kami mendengar teriakan para bajak Laut dari dalam sana”
“jika kita memanjat ke atas Alun-alun itu, kita bisa melihat kedalam sana”
teriakan demi teriakan dari para warga saling bersahutan.

Sementara di dalam Alun-alun Gyoncorde, di altar eksekusi sang raja, juga tempat meninggalnya Ratu Otohime

“ah itu dia..... Yang Mulia”kata warga yang berhasil naik ke atas dinding Alun-alun
“Waaaaaaah itu Kraken kan !?”teriak Warga

Tampak di dalam Alun-alun itu, semua Monster Laut yang berada di bawah kendali Hordy hadir semua
Rupanya Hordy telah berhasil melewati siksaan dari efek Pil Energi Steroid. Dia sendiri juga ada di atas Altar, dengan penampilan yang baru.
Rambut berwarna putih dan Badannya yang juga kelihatan lebih besar. Duduk di bawah Raja Neptune yang terikat di dua tiang
“semua Prajuritku !!!!”kata Raja

by: www.kakasensei.com
“GRRRRRRRR”Monster Laut Singa hendak memakan Prajurit yang terkapar
“Gyahahaha”para Bajak Laut tertawa
“bukankah Kalian semua adalah prajurit yang hebat dan seharusnya melindungi negara ini”kata Bajak Laut NFP
Kemudian salah satu Prajurit tampak berusaha bangkit.
“Hordy !”ucap prajurit itu, dia memegang beberapa dinamit di tangannya
“Prajurit yang disana sepertinya akan melakukan sesuatu”kata Zeo
“kya kya ..... Yang mana ?”tanya temannya
“dia berencana akan meledakkan dirinya sendiri dan juga orang lain. Bokan”kata Dosun yang telah berubah menjadi Bokan
“Muchi jika itu yang dia inginkan, dia akan kurubah menjadi cumi-cumi kering chi”kata Ikaros
Sedangkan Hyouzou malah meracau tak karuan
Hordy mengangkat tangannya, dari tangannya itu tampak ada tetesan air yang belum terjatuh
“sebelum para Pangeran datang..... Setidaknya Aku akan melenyapkan salah satu pimpinan mereka”kata Prajurit itu, sambil menyulut dinamit yang ada di tangannya
“HEY awas..... Itu akan meledak !!”teriak Bajak Laut NFP
Tapi Hordy dengan sangat cepat menembakkan tetesan Air itu
“TEMBAKAN AIR !”
tetesan Air melesat cepat laksana peluru, lalu menembus Tubuh Prajurit itu.
tapi laju air itu, tak berhenti disitu saja.
Tetesan air yang di tembakan Hordy terus melaju menembus pilar Alun-alun, dan terus melesat
Para Warga di luar Alun-alun di buat tercengang melihat laju air itu
“eh..... ? apa ? Sampai kapan air itu melaju terus seperti itu.”seru warga
Ternyata tetesan Air itu sampai juga ke teluk duyung yang berjarak 150km dari Alun-alun Gyoncorde
Para gadis duyung yang sedang bermain di buat kaget
Akhirnya jatuh juga tetesan Air itu di teluk duyung

Kembali ke Alun-alun Gyoncorde.

“Tembakan Air ..... Bukankah dulu, tembakan itu hanya serangan biasa ?”Kru bajak Laut NFP keheranan
Raja Neptune pun takjub melihat perkembangan kekuatan Hordy
“Padahal kau baru saja di ambang kematian gara-gara kau terlalu banyak memakan Pil Energi Steroid itu”komentar Ikaros
“rambutmu juga berubah menjadi putih dan fisik mu benar-benar telah berubah. Bagaimana keadaan mu sekarang Kapten !?”komentar Zeo juga
“Sangat Luar Biasa”jawab Hordy

Tiba-tiba..... Gerbang Pintu Alun-alun terdobrak.
Ternyata itu adalah Kapal Para Pangeran Neptune

“ah..... Itu Para Pangeran !”teriak warga senang
“Prajurit Istana .... Kenapa mereka tak menunggu kita !?”gumam pangeran melihat banyak Prajurit yang telah terkapar
“Gyaaa itu Pangeran Fukaboshi..... Apa kita akan baik-baik saja ”seru Anak Buah Bajak Laut NFP
“Fukaboshi, Ryuuboshi, Manboshi ”kata Raja
“tentara Neptune tidak boleh dikalahkan semudah itu Re-Mi-Fa-Sol tunggu sebentar lagi ayah !”kata Ryuuboshi sambil menghunus dua pedang nya
Tanpa di komando Para Monster Laut langsung menyerang ke tiga Pangeran
“KENAPA KAU MASIH BELUM MENGERTI HORDY JONES. KALIAN PARA BAJAK LAUT LEBIH LEMAH DARI SIAPAPUN DI PULAU INI !”teriak Fukaboshi
“Orang-orang di pulau ini telah melampaui sejarah mereka tentang penindasan dan diskriminasi oleh Manusia. Sungai Waktu telah menghanyutkan sang legenda dan Ratu yang telah dibunuh Manusia. Demi merubah masa depan, walaupun sedikit mereka telah menahan luka itu !!”tambah Fukaboshi
“Pangeran .....”seru Warga terharu
“dan mereka telah mengumpulkan tanda tangan dalam petisi itu. Kenapa kalian tidak bisa memahami tekad mereka yang lembut, tapi sangat kuat itu !? ”kata Fukaboshi
Lalu Fukaboshi menyerang para Monster Laut itu dengan KUIN RYUU-SUISOU
Manboshi menyerang dengan SHICCIN-BANPOU
Sedangkan Ryuuboshi dengan RYUUGU-ROUMON
“Bagi kalian Orang-orang yang hanya bermandikan Kebencian dan Balas dendam. Untuk menjadi Raja, merampas tanah penduduk, atau merebut kerajaan Ryuugu, Kalian takkan bisa merebut satu pun”teriak Para Pangeran sambil membabatkan Senjata pada para Monster Laut
“Kami akan mengalahkan mu, dan Kami akan memilih Hidup dengan Manusia”kata Manboshi
“karena jika kau menang walaupun berabad-abad akan berlalu Fishman takkan pernah lagi punya kesempatan untuk hidup berdampingan dengan Manusia”kata Ryuuboshi

“MEREKA MENGALAHKAN SEMUA MONSTER LAUT ITU !!!!!!”

“mereka sangat kuat ...”teriak Warga
“mereka benar-benar orang terkuat dari Kerajaan Ryuugu”kata Warga lainnya
“Kalian boleh mengoceh semau kalian..... Tapi pada akhirnya kerajaan Ryuugu ini ....”kata Hordy
“akan menjadi milik pemenang ..... Iya kan ?”serempak Bawahan Hordy sambil menyerang ke arah Para Pangeran
“OOOAAAAAHHH”para Pangeran pun maju


Semantara itu, tampak Megalo dan Putri Shirahoshi juga Jinbe sedang dalam perjalanan
“Ayo cepat Megalo !!”kata Jinbe
“ayah ..... Semoga dia baik-baik saja”kata Shirahoshi

Jinbe dan Shirahoshi menuju Alun-alun Gyoncorde. Apa yang terjadi dengan Luffy ?? Bukankah sebelumnya dia lah yang ngotot ingin beranjak dari Hutan Laut itu ?
by: adhy Uchiha

Translate By :
www.kakasensei.com
href=http://adhyuchiha.xtgem.com">
Create By : AdhyUchiha
Copyright 2011

Polly po-cket